Bab 32 "Kau gila Pah!!!" bergema suara Eja di ruang tamu. Pah terdiam. Tidak sangka reaksi Eja sampai macam ini sekali. Tak perlulah cop aku dengan label gila. "Pah... tolonglah... I'm begging you... jangan duk create benda-benda yang orang lain tak pernah buat!" sakit rasanya gegendang telinga Pah bila diterjah suara Eja yang bergema dengan volume yang luar biasa. "Tapi... ini peluang untuk aku...," perlahan saja Pah bersuara. "Peluang apanya Pah. Mengarutlah!" balas Eja dengan nada yang sama. Dalam kepalanya hanya berlayar satu kesimpulan. Gila! Pah sudah mendiamkan diri. Ini baru dia buka satu part untuk diceritakan p...
Ceritaku;Imaginasiku.